Senin, 18 Maret 2013
Jumat, 15 Maret 2013
Senin, 16 Juli 2012
Pribadi dapat dilihat dari cara mengupdate status di FaceBook
Apakah kamu sekalian menyadari bahwa kepribadian
manusia memang bisa dilihat dari prilakunya, sehingga kita bs tahu tipe manusia
seperti dia, Termasuk aktivitas manusia
di internet,khususnya di facebook, dari prilaku dia yang terwujud dalam setiap gaya
status yg dipublish kita bisa tahu kok seperti apa tipe kepribadiannya.
Tapi perlu kamu tahu dan pahami dulu, bahwa penjelasan dalam postingan ini 100% tidak
ILMIAH!!! Karena memang risetnya asal-asalan, dilakuin pas
agak ngantuk pula..
Jadi.. boleh percaya boleh tidak…hehehehe Untuk memahami isi postingan dengan baik, aku saranin sebaiknya kamu buka buka dulu FB kamu. Atau kamu baca sambil mengamati wall FB kamu.
OK… udah buka FB kamu…???
Ohya.. ini artikel kiriman dari seseorang teman blogger yang berprofesi sebagai psikolog gadungan, alias jadi psikolog kalau lagi pengen.
Well… dari hasil pengamatan, sepertinya ada sekitar 14 Tipe Kepribadian yg bs dilihat dari gaya status seseorang di FB-nya.
1. Manusia Super Update
Orang tipe ini kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal?hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh :
-”Lagi makan di restoran A.. bareng si bro…”,
-”Saatnya baca koran..”,
-”Dalam perjalanan menuju neraka..”, :) dan sebagainya.
2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di
status. Entah karena ingin banyak diberi
komentar dari teman-temannya ?? atau hanya
sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook.
Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang
menanyakan solusi yg terbaik kepada yang lain.
Contoh :- “Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..”,
- “Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..”.
3. Manusia Pengeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan melalui FBnya.
Contoh :
- “Jakarta maceeet..!! Panas pula..”,
- “Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil.. sialan.!!”,
- “Males ngapa2in.. cape hati gara2 dia.”, dsb.
4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh :
- “Otw ke Paris..!!”, (Paris atau Pakis..??)
- “BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..”, (org ini psti wajahnya penuh jerawat..tp body-nya seksi)
- “Duh, murah-murah banget belanja di Singapure bow!!” (tp gk jd beli krn duitnya kurang..)
5. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut. Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkan Subjek + Predikat + Objek + Keterangan.
Tapi orang tipe ini mungkin hanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja. Dan pastinya mengundang kontroversi.
Contoh :
- “Ya Sudahlah..” ,
- “Telah berakhir..” (apanya??),
- “Termenung..” (so what gitu loh),
- “ikhlas…” (hbs beol pasti ya..hihi) ,
- “pagi yg cerah..” (disini mendung oey!!)
6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis Gicyu Low..
Contoh :
- “Tie and Chair..”,
- “I can tooth, you Pink sun..” dsb..
7. Manusia Alay bin Lebay
Updatenya selalu bertema 'gaul' dengan menggunakan bahasa dewa..... ejaan yang dilebaykan. Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakatanya gak lazim seperti bahasa alien. Perlu sekian menit untuk memahami tiap katanya..
Contoh:
- “met moulning all..”
- “pagiiieh yg cewrah nich… xixiixi”
- “DucH Gw4 5aYan9 b6t
s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!”
- “Km
mugh kog gag pernach ngabwarin aq
lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama
aq gag seech sebenernywa?”
- “Ouh
mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h
d3ch..!!” (Khusus buat tipe ini,
ga usah di baca juga gpp.. saya pribadi
juga mikir lama dulu buat nulis ini, walaupun
jadinya kurang syeepp)
8.
Manusia Sok Tau
Sotoy bahasa elite-nya. Padahal dia
sendiri tidak tahu apa makna dari setiap yang
ditulisnya.. tp sok tau abiss!!.
Contoh :
-”Pemerintah
selalu memanjakan para pejabat namun melupakan rakyatnya yg..
bla..bla…bla, seharusnya pemerintah..bla..bla..bla..” (kayak dia pernah jd pemerintah aja)
- “Indonesia
kalah sbenarnya bukan krn pemainnya yg gk bisa…tp pejabat nih yg terlalu
bla..bla..bla..” (ni yg maen dia atau siapa sih..)
9. Manusia
Bioskop
Di statusnya selalu berisi update film
yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh :
- “ICE
AGE 3..Recomended!!”,
-
“Transformers 2 mantab euy..”,
- “Ku ingin
seperti Anna..yg beruntung memiliki Ust.Azzam..bla..bla..bla” (gk ada Ust.Azzam, adanya Ust. A'am, wkwkwk)
- “Spyderman Amazing keran euy”
10.
Manusia pedagang
Hampir nggak ada kalimat di statusnya yang nggak
menjual sesuatu… termasuk menjual dirinya sendiri kalau mungkin (just kidding) ,
hehehe
Contoh:
- “jual
sepatu KW1 bla bla bla”
- “ayo dipilih sistaaa…
stok produk msh banyak nih..”
- “produk br
dateng.. buruan dibeli, pemesanan sms aja ke…bla..bla..bla..” (ssstt… saya juga pernah melakukan ini lho.., hihihihi)
11.
Manusia Terobsesi…
Mengharap sesuatu tapi gak pernah
kesampaian.. pengen jd artis gak dapat-dapat....
hahaha
Contoh :
- “duwh…
sesi pemotretan lagi! cape…”.
- “cape
diikutin penggemar terus ky gni…uchhh”
12.
Manusia penyuluh masyarakat
Nampaknya ini dia pengabdi masyarakat yg tulen… bahkan
mgkn jg pengabdi pemerintah yg taat.
Contoh:
- “jangan
lupa dateng ke TPS, 5 menit utk
5 tahun bla..bla”
- “kibarkan
bendera setengah tiang untuk menghormati bla..bla..bla..”
13. Tipe
Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the
point, tapi tentunya punya niat biar orang
yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo
ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa
langsung aja sms ya..
Contoh :
- “For you my
M****, I can't live without you..you are my
bla bla bla…”,
- “Heh,
cew bajingan..ngapain lo deket2in cow gw?!
kyk ga laku aja lo..” <=
(padahal cew tersebut tidak ada dalam list friendnya..
mana bisa baca.. :p )
14.
Manusia Puitis
Dari judulnya
udah jelas. Status nya selalu diisi
dengan kata-kata mutiara, tapi gak jelas
apa maksudnya. Bikin kita terharu, Bikin kita
sadar atas pesan tersembunyinya, atau cuma
sekedar memancing komentar?????
Sampai saat ini, tipe
orang seperti ini masih perlu dipertanyakan.
Contoh :
- “Kita
masing-masing adalah malaikat bersayap satu.
Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan”,
-
“Mencintai dan dicintai adalah seperti
merasakan sinar matahari dari kedua sisi”,
- “Jika
kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin
hidup seratus tahun kurang sehari, agar
aku tidak pernah hidup tanpamu”.
Nggak usah malu dah…akuin aja kalau kamu juga punya tipe salah satu dari tipe-tipe diatas, malah mgkn gk cuma satu..haha (alasannya: statusku gk slalu seperti itu..tp berubah-ubah!!!!
Jangan malu atau ogah untuk mengakui, toh gk ada yg tau kok.
Eits… tp ini belum selesai, masih ada tipe lainnya…. kamu bisa mengetahuinya beberapa hari lagi. Kalau aku posting disini semua bisa paaaaaaaaaaannnjang!!
Sekarang mending kamu intropeksi diri deh (sambil buka facebook), untuk menentukan kamu termasuk tipe yg sudah aku sebutin.
Eko Mugarianto
Mahasisiwa Universitas Muhammadiyah Palangka RayaFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Prodi Administrasi Negara
Senin, 02 Juli 2012
KUNJUNGAN AKHIR SEMESTER KE YAYASAN GALILEA
KUNJUNGAN AKHIR SEMESTER KE YAYASAN
GALILEA
Eko Mugarianto
Pada siang yang terik itu, setelah
selesai mandi saya bergegas untuk memasukan buku dan pena ke tas dan segara
berjalan keluar asrama lalu menyalakan kuda besi yang selalu setia mengantarkan
kemanapun aku ingin pergi, dengan santai menungganginya dengan tujuan ke kampus
Univesitas Muhammadiyah Palangkaraya. Setelah kuda besi saya parkir di halaman
kampus, Saya pun bergegas lansung menuju ruangan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu
Politik, waktu itu kampus mengadakan kegiatan berkunjung ke Yayasan Galilea (01/07/2012),
dihalaman depan fisip sudah terlihat teman-teman yang terdiri dari
semester IV dan semester VI sudah
berkumpul meskipun sebagian masih belum semuanya datang tepat waktu. “yaaah
harap maklum penyakit kebiasaan jam karet gumamku” ternyata tidak hanya teman-teman
mahasiswa yang terlambat datang, namun
instruktur kami pun juga terlambat datang dari waktu yang telah disepakati
pukul 13:30 WIB. Tepat pukul 14:06 WIB mahasiswa prodi Administrasi Negara
sudah berkumpul ± sebanyak 72 orang. sebelum berangkat ke lokasi tujuan,
Pak Ambar Ratmoko, S.Sos., M.AP selaku insruktur memberi tips kepada kami
terkait apa-apa saja yang tidak boleh dilakukan selama di Yayasan Galilea. Yayasan
galilea adalah panti rehabilitasi bagi para pecandu narkoba, disana menurut pak ambar : “tidak diperkenankan untuk
mengabadikan fhoto penghuni, tidak boleh merokok, dan tidak diperkenankan
membawa minumman kaleng atau botol dikarenakan beberapa alasan. Setelah itu
kami pun bedo’a bersama agar kegiatan kunjungan berjalan lancar.
Kami pun berangkat menuju yayasan
secara bersama-sama, dalam perjalanan kami tersusun rapi hanya saja cuaca yang
tidak bersahabat, sekitar pertengahan perjalanan air hujan pun membasahi jalan
Tjilik Riwut KM 10 namun tetasan air hujan itu tidak menjadi masalah, kami
tetap santai mengedarai motor dan terus melanjutkan perjalanan.
Tidak terasa perjalanan kami memakan ± waktu sekitar 30 menit, kami
pun tiba di Yayasan Galelia Jl. Tjilik Riwut KM 18. Kami
disambut dengan ramah oleh pengelola yayasan dan lansung dipersilahkan masuk ke
ruangan aula kecil, tanpa membuang waktu pak Ambar lansung memberikan sambutan
sekaligus membuka acara, dan memberikan
kesempatan kepada pengelola untuk memperkenalkan diri kepada semua mahasiswa.
Pak Ronald pun memperkenalkan diri-nya sendiri dan menyampaikan profil beliau.
Beliau menjelaskan bahwa Yayasan Galelia terbuka untuk umum
khususnya bagi para pecandu Narkoba yang datang dari berbagai daerah untuk kesembuhan dari kecanduan Narkoba, dengan
istilah kerennya “ Telur Emas Setan”.
Continued
Rabu, 27 Juni 2012
Yang Galau Menanti Jodoh
Sebagaimana kematian, rejeki, dan ajal, jodoh adalah rahasia Allah swt yang tidak dapat kita duga kedatangannya. Banyak insan menjadi resah tak berujung, saat usia kian bertambah namun jodoh tak juga datang menghampiri. Sementara di luar sana, teman dan kerabat tak henti bertanya kapan si lajang akan menikah? Orang tua pun sama, seolah tak mengerti kegundahan yang dirasa anaknya, desakan agar sang anak segera mengakhiri masa lajang bertubi-tubi dialamatkan.
Kegelisahan belum mendapatkan jodoh lebih sering kita temui menerpa muslimah. Ketika ditanya, apakah standar calon suami yang diharapkan terlalu tinggi? Rata-rata jawabannya adalah tidak. Sebab seiring bertambahnya usia, muslimah menjadi lebih arif dalam menentukan kriteria calon pasangan hidup. Ia tak lagi mendamba arjuna yang serba sempurna. Melainkan, standar idealis itu telah berubah menjadi realistis. Apapun resiko yang mungkin terjadi, akan siap dihadapi jika memang seseorang yang benar-benar apa adanya segera datang.
Namun, jika standar tinggi tak lagi dipatok dan seseorang itu tetap belum menampakkan tanda-tanda kedatangannya, salahkah muslimah jika belum juga menggenapkan setengah dien-nya?
Kuncinya: Tawakal
Seseorang yang belum juga menemukan jodohnya, hendaknya tidak serta merta berputus asa. Sebab sebagaimana kehidupan itu sendiri, jodoh adalah benar-benar sesuatu yang menjadi urusan Allah. Keyakinan bahwa janji Allah adalah pasti, mutlak terpatri di hati para muslimah. Maka, ketika hati merasa resah, perlu kiranya mengingat-ingat firman Allah swt,
- “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum : 21)
Bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan adalah kekuasaan Allah. Maka, yang perlu diperkuat adalah keyakinan kepada Allah. Bahwa jodoh setiap insan insya Allah pasti ada. Siapa dia, ada di mana, dan kapan akan datang? Adalah rahasia Allah yang hanya Allah saja yang tahu. Satu keyakinan, bahwa Allah hanya akan mengirimkan orang yang tepat pada saat yang tepat dalam pandangan Allah.
Tawakal yang dapat berbuah manis hanyalah tawakal yang dapat melahirkan ikhtiar yang sungguh-sungguh dalam menemukan pendamping hidup. Bukanlah dikatakan tawakal orang yang hanya diam terpaku menanti jodoh yang akan tiba-tiba datang. Akan tetapi, tawakal ialah sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, “Ikatlah dahulu untamu, baru kamu bertawakal,” kepada seorang sahabat yang bergegas masuk masjid dengan meninggalkan untanya dalam keadaan tidak diikat dengan alasan bertawakal kepada Allah.
Begitulah tawakal. Penyerahan urusan secara total kepada Sang Pemilik Segala Urusan tanpa meninggalkan ikhtiar dengan sungguh-sungguh sesuai apa yang telah disyariatkan.
Jika sudah demikian, tak ada lagi resah, gelisah, juga galau yang mendera meski dalam usia menjelang senja namun jodoh tak jua tiba.
Jangan Abaikan Evaluasi
Alur kehidupan ini sebenarnyalah telah digariskan oleh Allah Yang Maha Menentukan. Ada syariat yang menuntun pada jalan keselamatan selama menjalani kehidupan di dunia. Tak terkecuali skenario Allah bernama pernikahan.
Hanya saja, ketika perjalanan hidup kita rasa ada yang salah, bukanlah taqdir yang salah, melainkan kita sendiri yang harus mengevaluasi diri. Adakah yang kita jalani dalam kehidupan ini telah benar-benar sesuai dengan rambu-rambu yang Allah gariskan? Atau ada ambisi dan ego pribadi yang menjadikan skenario hidup kita tampak tak sesuai harapan?
Berkaitan dengan pendamping hidup yang terasa ‘Antara ada dan tiada’, berikut diantara hal-hal yang mesti menjadi bahan evaluasi para muslimah:
1. Kelewat Fokus Dalam Karir
Tak dapat dipungkiri, ada diantara para muslimah yang dalam kesehariannya menjadi penopang perekonomian keluarga. Atau ada juga yang dari segi ekonomi termasuk dari kalangan keluarga yang kurang mampu. Sehingga untuk menutup biaya hidup, ia dituntut untuk fokus dalam karir. Hal ini membuat sebagian muslimah dalam usia mudanya benar-benar memfokuskan diri untuk bekerja dan bekerja. Sehingga ikhtiar ke arah pernikahan menjadi tidak terfikirkan. Ketika usia kian bertambah tua, biasanya kesadaran ke arah tersebut baru mulai ada.
2. Kriteria Yang Terlalu Tinggi
Ingin memiliki pendamping hidup yang beriman, tampan, dan mapan adalah dambaan setiap muslimah. Ketika usia masih terbilang muda, banyak diantara muslimah yang mematok kriteria yang demikian ideal bagi lelaki yang ingin menjadi pendamping hidupnya. Akibatnya, laki-laki yang sebenarnya telah siap menikah dan ingin mengkhitbah menjadi mundur teratur begitu tahu sang muslimah memasang sederet kriteria yang tinggi mengawang-awang. Padahal Islam dengan segenap aturannya yang sempurna telah dengan lugas memberikan batasan-batasan kriteria laki-laki yang pantas untuk menikah. Bahkan jika laki-laki itu tak berharta melimpah sekalipun. Sebagaimana firman Allah swt,
- “Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. An Nuur:32)
3. Mengabaikan Jalan Menemukan Pasangan
Melalui jalan mana jodoh itu akan datang, hanya Allah yang tahu. Namun seseorang tetap memerlukan eksistensi akan keberadaan diri serta kebaikan-kebaikannya. Tak ada yang tahu ada seorang muslimah shalihah yang peduli dengan dakwah dan juga cakap berumah tangga, jika sang muslimah membatasi diri dari pergaulan, terutama dengan orang-orang shalih. Maka, banyak bergaul dan beraktivitas dengan orang-orang shalih mutlak dilakukan oleh siapapun, tak terkecuali para muslimah. Sebab, jodoh yang baik akan ditemukan di lingkaran orang-orang yang juga baik, dan sama-sama melakukan aktivitas kebaikan.
Saatnya Berdamai dengan Keadaan
Segenap usaha disertai penyerahan diri secara total kepada Allah telah dilakukan. Evaluasi pun telah dilaksanakan hingga melahirkan suatu perubahan diri. Namun, jodoh yang dinanti tak jua datang menghampiri. Jika itu terjadi, tetaplah berbaik sangka kepada Allah. Sebab, Allah akan mengikuti prasangka hamba-Nya. Dan jangan sedikit pun kita berputus asa dari rahmat Allah ketika sesuatu yang menjadi harapan tak kunjung berwujud menjadi kenyataan. Kuatkan terus menerus dalam hati, bahwa Allah tak pernah ingkar janji. Dan itu akan menjadi keistimewaan tersendiri di mata Allah yang dapat membuahkan ganjaran pahala.
Yang tak kalah penting adalah berdamai dengan keadaan dan terus berpikir positif. Bahwa Allah tak akan menyia-nyiakan sekecil apapun usaha hamba-Nya dalam meraih sesuatu yang mengantarkan pada kebaikan hidup di dunia maupun di akhirat. Termasuk usaha menemukan pasangan untuk bersama-sama menggenapkan setengah dien melalui sebuah pernikahan barakah. Wallahu’alam.
Kamis, 12 April 2012
10 Tanda Si Dia Jodoh Anda
1. Gunakan Seluruh Pancaindera
Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Tuhan yang Maha Esa. Tetapi bagaimana kita hendak mengetahu Si Dia memang ditakdirkan untuk kita?
Tuhan
mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan
akal untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan
rahasia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup
bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi, spiritual
dan fizikal antara keduanya.
Apabila bersama, masing-masing
dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama
lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk
bersama.
2. Bersahaja
Kekasih kita itu
bersikap bersaja dan tidak berlakon. Coba perhatikan cara dia
berpakaian, cara berbicara, cara ketawa serta cara makan dan minum.
Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik.
Kalau
ia nampak kurang selera dengan gayanya, sah dia sedang berlakon.
Kadang-kadang, kita dapat mengesanyang dia sedang berlakon. Tetapi,
apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah
calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.
3. Senang Bersama
Walaupun
kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu
ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya.
Kita senantiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengobat kedukaan kita.
Dia
juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan,
terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira
siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.
4. Terima Kita Seadanya
Apapun
kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin
dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang
mulakan.
Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini.
Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah
mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia
tahu, kita adalah miliknya kini.
Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahasia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.
5. Senantiasa Jujur
Dia
tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum-hakam
agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan
perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia
menipu kita.
Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan
menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling
penting bagi suatu hubungan.
Apabila dia tidak jujur, sukar
baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur,
semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan
kesetiaan membuahkan percintaanyang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik
pilihan.
6. Percaya Mempercayai
Setiap
orang mempunyai rahasia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu
dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung.
Apabila
kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita
selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya
mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka.
Mereka
rasa selamat apabila memberitahu rahasia-rahasia kepada kekasihnya
berbanding teman teman yang lain. Satu lagi, kita tidak berahasia apa
pun kepadanya dan kita pasti rahasia kita selamat. Bukti cinta sejati
adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang
memperoleh kedua-duanya.
7. Senang Bekerjasama
Bagi
kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa
yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini.
Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama
ada perkara remeh ataupun sukar.
Segala kerja yang dilakukan
perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas
masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua
ini dengan melakukannya bersama-sama.
Kita dan dia juga dapat
melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang
melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita
pada masa hadapan.
Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup
bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus
peratus. Bukankah ini menyusahkan?
8. Memahami Diri Kita
Bagi
pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa
kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi
penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di
kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar.
Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia senantiasa ada untuk kita.
Dia
juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang,
‘lidah sendiri lagikan tergigit, inikan pula suami isteri’. Pepatah ini
juga sesuai bagi pasangan kekasih.
Apabila dia senantiasa
bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan
susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.
9. Tampilkan Kelemahan
Tiada siapa yang sempurna di dunia. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut.
Pasti
di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia
yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan
rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita.
Sudah tentu
bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan
kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita.
Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak
mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya. Apabila
kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing,
memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.
10. Kata Hati
Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Tuhan deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya.
Dengan deria
batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan
dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga
reaksi dan tindak balas pada situasi tertentu.
Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa......
- Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Tuhan. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi.Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Tuhan memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat mimpi petunjuk. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya.
Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara. Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya. Fikirkanlah..
Adakah dia jodoh kita?- “Manusia hanya mampu merancang, Allah menentukan. Itu pasti!” :)
Eko Mugarianto
Mahasisiwa Universitas Muhammadiyah Palangka RayaFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Prodi Administrasi Negara
Rabu, 11 April 2012
10 KESALAHPAHAMAN TENTANG KESUKSESAN
Kesalahpahaman 1
Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.
Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan.
Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.
Kesalahpahaman 2
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.
Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana
kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu
untuk kedua kalinya.
Kesalahpahaman 3
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90…) seminggu.
Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja.
Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.
Kesalahpahaman 4
Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.
Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan
cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan,
tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.
Kesalahpahaman 5
Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.
Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum.
Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat
membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang
semacam itu.
Kesalahpahaman 6
Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan.
Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.
Kesalahpahaman 7
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang
diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.
Kesalahpahaman 8
Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan
dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda
sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.
Kesalahpahaman 9
Sukses adalah tujuan.
Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda.
Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan “atas hal apa?”
Kesalahpahaman 10
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan.
Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami
di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup
setiap hari sebagaimana adanya.
Oleh
Eko Mugarianto
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Prodi Administrasi Negara
(diadaptasi dari “The Top 10 Misconceptions About Success”, Jim M. Allen. CoachJim.com)
Langganan:
Postingan (Atom)
Promo Pemasangan Indihome Kalimantan Tengah
Promo Indihome Kalimantan Tengah Selagi Promo Pemasangan Indihome Sampai Dengan Januari 2018 Membuat Suasana Rumah Menjadi Lebih Lua...
-
Minat Boneka Danbo Silahkan SMS/CALL 085250098128 atau Invite 25C6956F Free Ongkir Khusu...
-
AKREDITASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA Universitas Muhammadiyah Palangkaraya secara institusi telah memperoleh Akre...
-
Inilah Kisah Tentang Che Guevara, Sang "Soekarno" nya Kuba - Apakah kamuu kenal Che Guenavara ?? apakah kamu kenal "soe...
